Bacaan Doa Setelah Tarawih dan Witir yang Bikin Malam Ramadhan Terasa Lebih Sakral

TOKOMINICON.COM – Ramadhan selalu menghadirkan suasana berbeda saat malam tiba, terutama ketika umat Islam menunaikan sholat Tarawih dan Witir dengan hati yang tenang.

Setelah rangkaian rakaat selesai, doa dipanjatkan sebagai harapan akan ampunan, keberkahan, dan hidup yang lebih terarah di bawah ridha Allah SWT.

Tarawih termasuk sunnah yang sangat dianjurkan dan bisa dilakukan berjamaah atau sendiri sesuai kemampuan masing-masing.

Waktunya terbuka selepas Isya hingga menjelang sahur, dengan jumlah rakaat yang fleksibel selama dijalankan penuh kekhusyukan.

Usai Tarawih, banyak jamaah membaca doa panjang yang berisi permohonan agar iman diteguhkan dan kewajiban ditunaikan dengan istiqamah.

Di dalamnya terselip harapan agar diberi kesabaran saat ujian, rasa syukur atas nikmat, serta keselamatan dari api neraka.

Doa itu juga memuat cita-cita indah untuk dikumpulkan bersama para nabi, orang saleh, dan hamba pilihan di akhirat kelak. Permohonan tersebut menjadi pengingat bahwa hidup bukan hanya tentang dunia, tetapi perjalanan menuju kehidupan abadi.

Bacaan Doa Setelah Witir

Setelah Tarawih biasanya ditutup dengan Witir yang dikerjakan dalam jumlah ganjil minimal satu rakaat. Dalam sejumlah riwayat sahih, Rasulullah SAW tidak melebihi sebelas rakaat pada Ramadhan maupun di luar bulan itu.

Seusai Witir, bacaan yang dilafalkan umumnya diawali syahadat dan istighfar sebagai bentuk pengakuan iman serta penyesalan atas dosa. Lalu dilanjutkan doa memohon ridha dan surga Allah, serta perlindungan dari murka dan siksa neraka.

Tasbih “Subhanal Malikil Quddus” dibaca tiga kali dengan suara yang ditekankan pada pengulangan terakhir. Bacaan itu menegaskan kesucian Allah sebagai Raja Yang Maha Suci dan Mahaperkasa.

Ada pula doa yang memohon ampunan dengan menyebut Allah Maha Pengampun dan menyukai pemaafan. Kalimat tersebut mengajarkan kerendahan hati, karena manusia tak pernah luput dari salah.

Sebagian umat menambahkan doa perlindungan agar dijauhkan dari kemurkaan dan diberi keselamatan dari hukuman. Pengakuan bahwa manusia tak mampu menghitung pujian bagi Allah menjadi penutup yang sarat makna.

Selain rangkaian itu, doa sapu jagat sering dibaca karena berisi permintaan kebaikan dunia dan akhirat sekaligus. Ayat tersebut singkat namun mencakup kebutuhan hidup yang paling mendasar bagi setiap insan.

Doa taubat juga dianjurkan sebagai pengakuan atas kekeliruan yang disengaja maupun tidak. Di dalamnya terdapat permohonan agar dosa masa lalu, yang tersembunyi atau terang-terangan, diampuni sepenuhnya.

Tak sedikit yang menyelipkan doa untuk kedua orang tua dan seluruh orang beriman. Harapannya sederhana namun dalam, yakni ampunan dan rahmat bagi yang masih hidup maupun yang telah wafat.

Malam Ramadhan akhirnya menjadi ruang dialog pribadi antara hamba dan Tuhannya. Dengan doa yang tulus setelah Tarawih dan Witir, setiap Muslim berharap pulang membawa hati yang lebih bersih dan langkah yang lebih pasti.

Leave a Comment