Shell Hadapi Kekosongan Bensin, Kuota Impor Tetap Sama dan Koordinasi dengan Pemerintah Terus Berlanjut

TOKOMINICON.COM – Stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell masih mengalami kekosongan. Di Jabodetabek, Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia.

Berdasarkan laman resmi Shell Indonesia, BBM jenis Shell Super hanya bisa ditemukan di SPBU Jawa Timur.

Kondisi ini terjadi karena pengajuan impor BBM Shell belum disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman mengatakan, izin impor Shell masih dalam tahap evaluasi.

“Shell sedang dievaluasi (izin impor BBM-nya),” ucap Laode saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta.

Salah satu alasan evaluasi izin impor BBM Shell adalah lambatnya Shell menyepakati pembelian BBM murni atau basefuel dari PT Pertamina. Hal ini terjadi saat SPBU swasta menghadapi kelangkaan BBM akhir tahun lalu.

“Kita evaluasi juga pada saat mereka order (BBM dari Pertamina di tahun lalu),” tambah Laode.

Meski demikian, kuota impor BBM untuk SPBU swasta termasuk Shell tetap sama seperti tahun sebelumnya. Pada 2025, kuota impor SPBU swasta naik 10 persen dibandingkan total penjualan tahun 2024.

Laode menegaskan, “Kuota saya jawab satu kata mirip tahun 2025.”

Sementara itu, President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian menegaskan pihaknya terus berupaya memenuhi stok BBM di SPBU Shell.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku,” ujarnya kepada Kompas.com.

Kekosongan stok ini membuat kondisi SPBU Shell di Tangerang terlihat sepi. Shell Indonesia berharap koordinasi dengan pemerintah dapat mempercepat rekomendasi impor agar stok BBM tersedia sesuai kebutuhan konsumen.

Meski ketersediaan terbatas, Shell tetap memberikan layanan kepada pelanggan di daerah yang masih memiliki stok. Hal ini menjadi upaya perusahaan agar konsumen tetap bisa mengakses BBM tanpa gangguan.

Kondisi ini juga mendorong perhatian publik terhadap proses izin impor BBM. Evaluasi oleh ESDM menjadi faktor utama agar impor BBM Shell dapat dilakukan sesuai aturan dan tidak menimbulkan masalah distribusi di kemudian hari.

Dengan situasi ini, konsumen di Jabodetabek disarankan memantau ketersediaan BBM melalui laman resmi Shell Indonesia. Perusahaan menegaskan komitmennya menjaga pasokan BBM, meskipun tantangan proses izin masih berlangsung.

Shell terus memantau perkembangan dan bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan kebutuhan BBM bagi masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

Kekosongan stok menjadi perhatian serius agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang mengandalkan SPBU Shell.

Leave a Comment