TOKOMINICON.COM – Persib Bandung memberi kejutan yang sulit dilupakan bagi Bobotoh usai pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (25/1).
Kemenangan tipis atas PSBS Biak ternyata bukan satu-satunya momen penting malam itu. Lampu stadion belum sepenuhnya redup ketika layar raksasa menayangkan sebuah video singkat yang langsung menyedot perhatian.
Nama Layvin Kurzawa muncul lebih dulu dan disambut riuh tepuk tangan dari tribun. Bagi banyak pendukung, kehadiran bek kiri asal Prancis itu memang sudah lama dinantikan.
Namun Persib rupanya belum selesai memberi kejutan kepada publiknya. Tak lama berselang, tayangan lain diputar dan membuat suasana stadion berubah drastis.
Sosok Dion Markx diperkenalkan sebagai bagian dari skuat baru Maung Bandung. Reaksi Bobotoh langsung meledak karena nama tersebut sama sekali tak tercium sebelumnya.
Kejutan itu menjadi penanda bahwa Persib serius membangun tim dengan visi jangka panjang. Kurzawa kemudian muncul ke lapangan didampingi Umuh Muchtar untuk menyapa suporter secara langsung.
Gestur sederhana itu terasa spesial karena dilakukan tepat di hadapan puluhan ribu pendukung. Pengalaman Kurzawa di sepak bola Eropa menjadi nilai jual utama rekrutan ini.
Ia mengawali karier profesional bersama AS Monaco dan berkembang pesat di Ligue 1. Performa konsistennya membuat Paris Saint-Germain tertarik memboyongnya ke ibu kota Prancis.
Bersama PSG, Kurzawa mengoleksi berbagai gelar domestik dan pengalaman level elite. Ia juga sempat mencatat sejarah dengan gol tercepat di Liga Champions untuk klub tersebut.
Kemampuan menyerang dari sisi kiri membuatnya dikenal sebagai bek modern yang agresif.
Di sisi lain, Dion Markx hadir membawa harapan masa depan bagi Persib. Meski usianya masih muda, potensinya sudah menarik perhatian banyak pihak.
Dion telah resmi menjadi warga negara Indonesia setelah menjalani sumpah kewarganegaraan. Langkah itu membuka jalannya untuk berkontribusi lebih luas bagi sepak bola nasional.
Bek tengah kelahiran 2005 ini menimba ilmu di Belanda bersama NEC Nijmegen. Sebelum ke Bandung, ia sempat merasakan kerasnya kompetisi kasta kedua Liga Belanda.
Persib melihat Dion sebagai investasi jangka panjang yang sejalan dengan regenerasi tim. Kehadirannya diharapkan menambah kedalaman lini belakang dan opsi taktikal pelatih.
Dua nama dengan latar belakang berbeda itu disatukan oleh ambisi yang sama. Persib ingin membangun tim kompetitif tanpa melupakan keberlanjutan prestasi.
Perkenalan sederhana namun penuh kejutan ini meninggalkan kesan mendalam bagi Bobotoh. Malam itu, stadion bukan sekadar saksi kemenangan, tetapi awal cerita baru Persib.