TOKOMINICON.COM – Samsung kembali menekan gas di kelas menengah lewat Galaxy A57 yang membawa peningkatan besar pada sektor layar. Fokusnya jelas, visual yang lebih terang, tajam, dan nyaman dipakai di berbagai kondisi cahaya.
Panel Super AMOLED+ generasi terbaru jadi kunci utama pengalaman ini. Tingkat kecerahan puncaknya tembus 2.000 nits, membuat layar tetap terbaca jelas saat di bawah terik matahari.
Ukuran bentangannya 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ yang sudah terasa sangat tajam untuk kebutuhan harian. Namun daya tarik sebenarnya ada pada refresh rate adaptif 144Hz yang kini hadir di seri ini.
Pergerakan layar terasa sangat mulus saat scrolling media sosial atau bermain gim kompetitif. Transisi antar menu pun tampak lebih responsif dibanding generasi sebelumnya yang masih 120Hz.
Samsung juga menyematkan Vision Booster yang kini bekerja lebih cerdas. Teknologi ini mengatur ulang tone warna secara real time agar kontras tetap terjaga di cahaya ekstrem.
Hasilnya, tampilan tidak tampak pudar saat dipakai di luar ruangan pada siang hari. Pengalaman visual tetap konsisten tanpa efek warna yang terlihat kusam.
Dalam pengujian internal, cakupan warna mencapai 100 persen DCI-P3. Artinya warna yang dihasilkan kaya dan akurat untuk menonton konten HDR10+ maupun editing ringan.
Menikmati film terasa lebih imersif berkat bezel yang makin tipis dan simetris. Rasio layar ke bodi meningkat sehingga kesan premium langsung terasa saat digenggam.
Fitur Eye Comfort Shield berbasis AI tetap dipertahankan untuk menjaga kenyamanan mata. Emisi cahaya biru ditekan tanpa membuat warna berubah drastis atau tampak aneh.
Dari sisi ketahanan, layar kini dilapisi Gorilla Glass Victus 2. Perlindungan ini memberi rasa aman ekstra dari goresan maupun benturan ringan sehari hari.
Sensor sidik jari optik di balik layar juga mengalami peningkatan. Area deteksinya lebih luas sehingga proses membuka kunci terasa lebih cepat dan akurat.
Detail lain yang jarang dibahas adalah peningkatan frekuensi PWM Dimming. Ini penting bagi pengguna yang sensitif terhadap kedipan layar saat berada di ruangan gelap.
Dengan frekuensi lebih tinggi, mata terasa tidak cepat lelah saat penggunaan malam hari. Kenyamanan ini jadi nilai tambah yang sering luput dari perhatian.
Optimalisasi One UI 8.0 ikut berperan menjaga keseimbangan performa dan efisiensi. Sistem mampu mengatur refresh rate secara dinamis agar baterai tetap hemat.
Kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak ini membuat pengalaman visual terasa matang. Galaxy A57 seakan mendekatkan standar layar flagship ke kelas harga lebih terjangkau.
Bagi pecinta konten, gamer, atau pengguna aktif luar ruangan, layar ini terasa memanjakan. Samsung menunjukkan bahwa kelas menengah pun bisa tampil dengan kualitas visual yang meyakinkan.