TOKOMINICON.COM – Nama Nokia 6310 kembali bikin publik penasaran setelah kabar model Pro 5G ramai dibicarakan. Banyak orang langsung teringat ponsel lawasnya yang terkenal kuat dan tahan banting.
Dulu, Nokia 6310 identik dengan baterai awet dan desain simpel tanpa banyak fitur rumit. Kalangan pebisnis dan pekerja lapangan mengandalkannya karena jarang perlu isi daya.
Beberapa tahun lalu, versi klasiknya sempat dihidupkan lagi sebagai feature phone. Model itu tetap memakai tombol fisik dan fokus pada telepon serta SMS saja.
Kini muncul kabar berbeda yang menyebut ada Nokia 6310 Pro 5G dengan sentuhan modern. Nama ini menggabungkan nostalgia lama dengan teknologi jaringan generasi terbaru.
Informasi yang beredar menyebut perangkat ini bukan lagi ponsel tombol biasa. Ia disebut hadir sebagai smartphone dengan desain jauh lebih kekinian.
Bodi kabarnya memakai material kaca berlapis matte agar tidak mudah berbekas. Bagian rangka disebut menggunakan aluminium untuk kesan kokoh dan premium.
Layarnya dikabarkan lebih luas dengan resolusi tinggi untuk hiburan dan kerja. Pengguna bisa menikmati streaming, bermain gim, atau multitasking lebih nyaman.
Sektor kamera juga menjadi bahan perbincangan luas di kalangan pecinta gadget. Disebutkan kamera utamanya punya resolusi hingga 108 megapiksel.
Resolusi sebesar itu diyakini mampu menangkap detail tajam dalam berbagai kondisi cahaya. Termasuk saat memotret malam hari atau suasana minim pencahayaan.
Selain kamera belakang, tersedia juga kamera depan untuk swafoto dan panggilan video. Ini menunjukkan arah perangkat yang menyasar kebutuhan pengguna modern.
Untuk performa, rumor menyebut RAM mencapai 12 GB. Kapasitas sebesar itu biasanya mendukung banyak aplikasi berjalan bersamaan.
Dukungan jaringan 5G juga jadi nilai tambah yang membuatnya terasa relevan. Kecepatan internet tinggi tentu penting di era konten digital dan cloud.
Meski terdengar menjanjikan, belum ada penjelasan resmi menyeluruh dari pihak Nokia. Detail seperti chipset, fitur lengkap, dan jadwal rilis masih bisa berubah.
Perkiraan waktu peluncuran disebut berada di akhir 2025 atau awal 2026. Namun tanggal pastinya belum diumumkan secara terbuka.
Soal harga, ada prediksi kisaran Rp 3,4 jutaan untuk pasar Indonesia. Angka itu berasal dari konversi harga luar negeri dan belum tentu final.
Harga resmi bisa saja berbeda tergantung pajak dan distribusi lokal. Semua informasi ini masih berupa kabar yang beredar di media teknologi.
Jika benar dirilis, perangkat ini bisa jadi jembatan antara masa lalu dan masa depan. Nama legendarisnya membawa memori, sementara fiturnya mencoba mengikuti zaman.