TOKOMINICON.COM – Atmosfer futsal nasional kembali memanas dan bikin penasaran banyak orang. Turnamen Futsal Nation Cup 2026 siap jadi panggung adu gengsi delapan tim terbaik.
Ajang ini digelar di GOR Ahmad Yani, Pontianak, dan diprediksi menyedot perhatian besar pada 12-15 Februari 2026. Momen ini hadir sebelum lanjutan putaran kedua Pro Futsal League musim 2025/2026.
Kompetisi liga sempat terhenti karena agenda AFC Futsal 2026. Kini klub dan pemain kembali dipanaskan lewat turnamen jeda musim yang kompetitif.
Delapan tim memastikan diri ambil bagian dari total 12 peserta liga. Mereka adalah Fafage Banua, Bintang Timur Surabaya, Black Steel FC Papua, dan Cosmo JNE Jakarta.
Ada juga Nanzaby FC Bintan, Pangsuma FC Kalbar, Unggul FC Malang, serta Kuda Laut Nusantara. Pertemuan mereka dipastikan berlangsung sengit sejak laga pertama.
Sistem yang dipakai adalah gugur, jadi tak ada ruang untuk lengah. Sekali kalah, mimpi angkat trofi langsung sirna.
Pertandingan pembuka dimulai pukul 10.00 WIB dengan duel Fafage melawan Kuda Laut. Setelah itu Black Steel ditantang Cosmo JNE pada pukul 13.00 WIB.
Sore hari giliran Bintang Timur menghadapi Nanzaby FC pada pukul 16.00 WIB. Laga malam mempertemukan Pangsuma FC kontra Unggul FC pukul 19.00 WIB.
Deretan pemain timnas turut meramaikan persaingan di lapangan. Nama seperti Ahmad Habiebie, Rio Pangestu, dan Mochammad Iqbal siap menunjukkan kelasnya.
Firman Adriansyah dari Bintang Timur juga jadi tumpuan serangan. Dari Black Steel hadir Ardiansyah Nur serta Wendy Brian Ick yang agresif.
Pangsuma membawa Muhammad Nizar dan Yogi Saputra sebagai andalan. Cosmo JNE mengandalkan Dewa Rizki dan Reza Gunawan untuk menjaga ritme permainan.
Kehadiran para pemain timnas memberi warna berbeda di setiap duel. Pengalaman mereka di level Asia jadi bekal penting untuk klub masing-masing.
Euforia makin terasa setelah Timnas Futsal Indonesia finis sebagai runner up AFC Futsal 2026. Capaian itu membuat minat publik terhadap futsal meningkat tajam.
Banyak suporter berharap atmosfer tribun Pontianak bakal penuh semangat. Turnamen ini pun dianggap sebagai ajang pembuktian konsistensi para bintang lokal.
Bagi pemain muda, ini kesempatan emas mencuri perhatian pelatih. Bagi klub besar, ini momen menjaga reputasi sebelum liga kembali bergulir.
Semua laga dapat disaksikan lewat siaran langsung YouTube PFL Indonesia. Pilihan lain tersedia melalui layanan streaming Vision+ dan RCTI+.
Bagi yang ingin menonton di televisi, pertandingan juga hadir di MNCTV. Dengan banyak akses tayang, penggemar tak punya alasan melewatkan aksi seru ini.
Pertanyaannya kini, siapa yang paling siap bertahan di tekanan sistem gugur. Pontianak akan jadi saksi lahirnya juara baru atau dominasi lama yang berlanjut.