TOKOMINICON.COM – Sony kembali memberi sinyal kuat bahwa mereka belum angkat tangan dari persaingan ponsel pintar dunia yang kian padat dan menantang.
Produsen teknologi asal Jepang itu diam-diam menyiapkan generasi terbaru Xperia untuk pasar global, termasuk peluang masuk Indonesia.
Langkah ini jadi kabar segar bagi pengguna setia Sony yang menunggu kelanjutan lini Xperia setelah penjualannya sempat naik turun. Isyarat kehadiran ponsel anyar itu terungkap dari munculnya kode perangkat Sony di basis data IMEI GSMA.
Dalam catatan tersebut, terdaftar dua nomor model misterius yang belum diumumkan secara resmi ke publik. Kedua model itu memakai kode PM-156x-BV dan PM-157x-BV yang langsung memicu rasa penasaran penggemar.
Bagi yang mengikuti pola penamaan Sony, kode belakang biasanya menunjukkan wilayah pemasaran sebuah perangkat. Varian dengan kode tertentu sering dipakai untuk produk yang dipasarkan lintas negara, bukan eksklusif satu wilayah.
Temuan ini menguatkan dugaan bahwa Sony menyiapkan peluncuran skala global, bukan hanya fokus pasar domestik Jepang. Artinya, Xperia generasi baru berpeluang hadir bersamaan di banyak negara dengan spesifikasi yang seragam.
Meski nama resminya belum terungkap, banyak yang meyakini dua model itu penerus seri Xperia 1 dan Xperia 10. Sony dikenal konsisten memperbarui lini flagship dan kelas menengahnya setiap tahun dengan peningkatan bertahap.
Jika pola lama dipertahankan, model tersebut kemungkinan akan menyandang nama Xperia 1 VIII dan Xperia 10 VIII. Strategi ini menegaskan Sony masih percaya diri menjaga identitas Xperia di tengah dominasi merek lain.
Soal jadwal rilis, Sony memang belum memberi kepastian kapan perangkat itu akan diperkenalkan ke publik. Namun melihat kebiasaan sebelumnya, pengumuman produk baru sering dilakukan di pertengahan tahun.
Generasi Xperia sebelumnya juga diperkenalkan pada periode serupa, sehingga perkiraan itu terasa cukup masuk akal. Penggemar pun mulai berspekulasi dan menyiapkan ekspektasi terhadap gebrakan yang mungkin dibawa Sony.
Sayangnya, detail spesifikasi masih rapat tertutup tanpa bocoran chipset, kamera, atau kapasitas baterai. Kondisi ini membuat imajinasi penggemar bekerja lebih keras menebak arah inovasi Sony berikutnya.
Selama ini, Sony dikenal unggul pada kualitas layar dan kemampuan kamera berkat pengalaman panjang di industri sensor. Ciri khas tersebut menjadi alasan banyak pengguna tetap setia meski pilihan ponsel lain semakin beragam.
Jika Sony mampu menghadirkan peningkatan signifikan tanpa kehilangan identitas, Xperia bisa kembali menarik perhatian. Apalagi pasar global masih terbuka bagi ponsel yang menawarkan kualitas kamera dan layar di atas rata-rata.
Kehadiran model baru ini juga menunjukkan Sony memilih bertahan dan beradaptasi, bukan mundur dari kompetisi. Bagi penggemar lama, sinyal ini cukup untuk menumbuhkan harapan akan masa depan Xperia yang lebih cerah.