TOKOMINICON.COM – League phase Liga Champions musim ini akhirnya mencapai garis akhir setelah seluruh laga pamungkas dimainkan serentak dengan tensi tinggi di berbagai stadion Eropa.
Atmosfer persaingan terasa berbeda karena hampir semua tim masih punya kepentingan hingga peluit terakhir berbunyi. Arsenal tampil sebagai tim paling konsisten dan menutup fase ini dengan catatan sempurna tanpa cela.
Kemenangan tipis di laga terakhir memastikan The Gunners berdiri paling atas klasemen akhir. Total delapan kemenangan dari delapan laga membuat Arsenal mengoleksi poin maksimal.
Produktivitas mereka juga mencuri perhatian dengan jumlah gol tinggi dan pertahanan yang sangat rapat. Dominasi tersebut membuat Arsenal melangkah percaya diri menuju fase gugur.
Di belakang Arsenal, Bayern Muenchen menjaga jarak dengan raihan poin yang solid. Klub asal Jerman itu tampil stabil meski sempat menghadapi tekanan di beberapa pertandingan.
Liverpool ikut mengamankan posisi aman berkat performa tajam di laga penentuan. Tottenham melengkapi empat besar dengan permainan efektif dan disiplin sepanjang fase liga.
Barcelona, Chelsea, Sporting CP, dan Manchester City sukses menutup delapan besar. Keempat tim itu memastikan tiket langsung ke babak 16 besar tanpa jalur tambahan.
Hasil positif di laga terakhir menjadi kunci kelolosan mereka. Namun, cerita berbeda justru dialami sejumlah raksasa Eropa.
Real Madrid harus menerima kenyataan pahit usai tumbang di laga krusial. Kekalahan tersebut membuat mereka tergeser dari delapan besar.
Madrid akhirnya harus menempuh jalur playoff yang penuh risiko. Situasi serupa dialami Paris Saint-Germain yang gagal mengamankan kemenangan.
Hasil imbang membuat sang juara bertahan kehilangan tempat aman. PSG pun harus berjuang lebih keras untuk menjaga asa mempertahankan gelar.
Fase playoff akan mempertemukan tim peringkat menengah dalam duel dua leg. Pemenangnya akan menantang tim elite yang sudah menunggu di babak berikutnya.
Format ini menjanjikan laga panas sejak fase awal gugur. Peta kekuatan pun terasa semakin terbuka.
Kejutan dan drama menjadi warna utama sepanjang league phase musim ini. Performa klub Inggris terlihat paling menonjol dengan dominasi di papan atas.
Sementara itu, beberapa kekuatan tradisional justru harus bekerja ekstra. Hasil akhir ini menjadi cerminan ketatnya persaingan level tertinggi Eropa.
Setiap kesalahan kecil terbukti berdampak besar pada posisi klasemen. Liga Champions musim ini kembali menunjukkan bahwa nama besar tak selalu menjamin jalan mulus.
Fase gugur dipastikan menghadirkan cerita baru yang lebih menegangkan.
Hasil pertandingan :
- Ajax 2-1 Olympiacos
- Arsenal 3-2 Kairat Almaty
- Athletic Club 2-3 Sporting CP
- Atletico Madrid 1-2 Bodo/Glimt
- Barcelona 4-1 Copenhagen
- Bayer Leverkusen 3-0 Villarreal
- Benfica 4-2 Real Madrid
- Borussia Dortmund 0-2 Inter Milan
- Club Brugge 3-0 Marseille
- Eintracht Frankfurt 0-2 Tottenham
- Liverpool 6-0 Qarabag
- Manchester City 2-0 Galatasaray
- AS Monaco 0-0 Juventus
- Pafos FC 4-1 Slavia Praha
- Paris Saint-Germain 1-1 Newcastle
- Napoli 2-3 Chelsea
- Union Saint-Gilloise 1-0 Atalanta
Klasemen akhir:
- Arsenal 24 poin
- Bayern Muenchen 21 poin
- Liverpool 18 poin
- Tottenham 17 poin
- Barcelona 16 poin
- Chelsea 16 poin