TOKOMINICON.COM – VinFast kembali menarik perhatian pasar kendaraan listrik dengan menghadirkan Minio, sebuah mobil listrik mungil yang diposisikan sebagai pilihan paling terjangkau di jajaran produknya.
Kehadiran model ini langsung memicu rasa ingin tahu publik karena harganya diperkirakan berada di bawah Rp 150 juta, angka yang cukup agresif untuk segmen mobil listrik perkotaan.
Minio ditempatkan di bawah VinFast VF3 yang lebih dulu dikenal sebagai mobil listrik kecil dengan harga ramah kantong. Di Vietnam, VF3 dilepas sekitar 240 juta dong atau setara Rp 150 juta.
Dengan ukuran yang lebih ringkas, Minio diyakini akan dibanderol lebih rendah dari angka tersebut.
Penempatan harga ini bukan tanpa alasan. Dari spesifikasi awal yang beredar, Minio memang dirancang sebagai kendaraan mobilitas harian yang sederhana, praktis, dan efisien.
Mobil ini menyasar pengguna kota yang membutuhkan alat transportasi ringkas dengan biaya kepemilikan rendah.
Secara dimensi, VinFast Minio memiliki panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, dan tinggi 1.625 mm. Ukurannya lebih pendek, lebih sempit, dan sedikit lebih rendah dibandingkan VinFast VF3.
Meski demikian, Minio tetap mampu menampung empat penumpang berkat jarak sumbu roda 2.065 mm.
Desain eksteriornya tampil berbeda dari model VinFast lain. Garis bodinya terlihat lebih lembut dan membulat, tidak sekaku gaya kotak yang digunakan VF3. Pendekatan ini memberi kesan ramah dan modern, sesuai karakter mobil kota.
Untuk sektor penggerak, Minio dibekali motor listrik dengan daya maksimum 20 kW. Kapasitas ini cukup untuk penggunaan harian di area urban. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 180 kilometer.
Sistem pengisian dayanya juga dirancang praktis. Minio mendukung pengisian cepat DC hingga 12 kW serta pengisian AC hingga 3,3 kW. Keunggulan lainnya adalah keberadaan charger AC terintegrasi yang memudahkan pengisian di rumah.
Jika dibandingkan dengan VinFast VF3, jarak tempuh Minio memang lebih pendek. Namun kemudahan pengisian daya menjadi nilai tambah yang relevan bagi pengguna rumahan dengan mobilitas rutin.
Di pasar Indonesia, Minio berpotensi berhadapan langsung dengan Wuling Air EV. Varian termurah Air EV memiliki jarak tempuh sekitar 200 kilometer, sedikit lebih unggul di atas kertas.
Namun secara dimensi, Minio justru lebih besar dan menawarkan kabin yang terasa lebih lapang.
Wuling Air EV Lite saat ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp 190 juta. Dengan prediksi harga Minio di bawah Rp 150 juta, persaingan di segmen mobil listrik mungil dipastikan semakin ketat dan menarik untuk diikuti.