Ribuan Warga Cirebon Timur Padati Jalan Sambut Juara Dangdut Academy April dengan Euforia Tinggi

TOKOMINICON.COM – Euforia menyelimuti Kabupaten Cirebon saat April pulang ke kampung halaman setelah meraih juara tiga ajang Dangdut Academy tingkat nasional.

Kepulangan penyanyi dangdut asal Cirebon itu disambut ribuan warga dengan antusias yang terasa sejak pagi hari.
Suasana hangat terlihat saat April tiba di Pendopo Bupati Cirebon dan disambut langsung pimpinan daerah.

Bupati Cirebon Drs H Imron MAg menyampaikan kebanggaan atas capaian yang diraih putra daerah tersebut.

“Ini prestasi yang luar biasa dan tidak mudah diraih,” ujar Imron saat penyambutan di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (1/1).

Ia menilai keberhasilan April menjadi bukti potensi seni dan budaya yang dimiliki Kabupaten Cirebon. Pemerintah daerah, kata Imron, siap memberi dukungan agar April terus berkembang di industri musik nasional.

Momen penyambutan itu menarik perhatian warga yang memadati kawasan pusat kota. Jalan Siliwangi, Jalan RA Kartini, hingga sekitar Alun-alun Kejaksan dipenuhi masyarakat dari berbagai kecamatan.

Sebagian warga rela datang dari luar kota hanya untuk melihat April secara langsung.

“Saya datang dari Plumbon karena ingin melihat April secara langsung,” kata Yeti, warga yang hadir di lokasi.
Ia mengaku selama ini hanya menyaksikan April tampil melalui layar televisi.

Antusiasme tidak berhenti di pusat kota dan terus berlanjut hingga Cirebon Timur. April kemudian menuju kampung halamannya di Kecamatan Pabedilan dengan sambutan yang tak kalah meriah.

Sejak pagi Jumat (2/1), warga berjejer di sepanjang jalur kedatangan. Mereka memenuhi area pintu keluar Tol Ciledug hingga sejumlah desa yang dilewati rombongan.

Keramaian tampak di Perempatan Babakan Losari–Ciledug, Lemahabang, hingga Balai Desa Kalibuntu. Warga juga memadati Lapangan Desa Pasuruan dan kawasan Blok Kesungka.

Puncak euforia terjadi saat konser penyambutan digelar di Kecamatan Pabedilan. Ribuan orang datang untuk menyaksikan langsung penampilan April di atas panggung.

Tingginya minat warga memicu kepadatan lalu lintas menuju lokasi konser. Kemacetan terpantau sejak siang hari di Jalan Kecamatan Pabedilan.

Antrean kendaraan dari dua arah mencapai sekitar dua kilometer. Arus kendaraan dari Ciledug menuju Losari bertemu di jalur yang relatif sempit.

Kondisi tersebut membuat kendaraan hanya dapat bergerak perlahan. Kepadatan didominasi sepeda motor dan mobil pribadi milik warga.

Penumpukan kendaraan terlihat di tikungan Desa Dukuh Widara hingga pertigaan Desa Pasuruan. Sejumlah pengendara memilih memutar balik dan mencari jalur alternatif.

“Saya mau ke Losari tapi jalannya merayap,” ujar Herman, salah satu pengendara. Ia mengaku tidak menyangka kemacetan terjadi sepanjang itu.

Meski padat, situasi secara umum tetap aman dan terkendali. Warga dari berbagai usia tampak tertib mengikuti rangkaian acara.

Anak-anak hingga orang tua setia menunggu demi melihat April dari dekat.

“Ini kebanggaan buat kami warga Cirebon Timur,” ujar Yati, warga Desa Kalibuntu.

Ia menilai April menjadi bukti anak desa mampu bersaing di tingkat nasional.

Bagi kalangan muda, sosok April memberi inspirasi dan semangat baru. “Dia jadi contoh supaya kami berani bermimpi besar,” kata Dimas, remaja asal Desa Pasuruan.

Kepulangan April pun menjadi simbol kebanggaan kolektif masyarakat Cirebon. Peristiwa itu bukan sekadar hiburan, tetapi perayaan atas kerja keras dan mimpi.

Hingga siang hari, suasana meriah masih terasa di berbagai titik Cirebon Timur. Wilayah tersebut seolah berpesta menyambut sang bintang dangdut kebanggaan daerah.

Leave a Comment